Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)
Sertifikasi HACCP independen bagi pelaku usaha pangan yang ingin membuktikan bahwa pengendalian bahaya keamanan pangannya efektif, diaudit oleh PT TSI Sertifikasi Internasional berdasarkan prinsip HACCP Codex Alimentarius.
Tentang Layanan Ini
Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) adalah pendekatan keamanan pangan yang ilmiah dan sistematis. Alih-alih hanya mengandalkan pengujian produk akhir, HACCP mengidentifikasi bahaya biologis, kimia, dan fisik yang dapat muncul di setiap tahap produksi, lalu menetapkan pengendalian pencegahan pada titik-titik di mana bahaya tersebut dapat dicegah, dihilangkan, atau dikurangi hingga batas yang dapat diterima.
Acuan HACCP yang diakui secara internasional adalah Codex Alimentarius General Principles of Food Hygiene (CXC 1-1969), yang menetapkan tujuh prinsip: melakukan analisis bahaya dan mengidentifikasi tindakan pengendalian; menentukan titik kendali kritis (CCP); menetapkan batas kritis yang tervalidasi; menetapkan sistem pemantauan untuk setiap CCP; menetapkan tindakan koreksi apabila CCP tidak terkendali; memvalidasi rencana HACCP dan menetapkan prosedur verifikasi; serta menyusun dokumentasi dan rekaman. Sistem HACCP dibangun di atas penerapan praktik higiene yang baik (program prasyarat), seperti sanitasi, pengendalian hama, higiene personel, dan pengendalian pemasok.
HACCP berlaku bagi setiap organisasi yang memproduksi, mengolah, menangani, menyimpan, atau menyajikan pangan, mulai dari produsen besar dan eksportir hingga dapur katering, hotel, dan pemasok bahan pangan. Banyak pembeli, peritel, pasar ekspor, dan regulator mengharapkan atau mensyaratkan HACCP sebagai bagian dari persyaratan keamanan pangan.
Sertifikasi HACCP dari TSI memberikan bukti independen kepada pelanggan Anda bahwa rencana HACCP telah dinilai oleh auditor yang kompeten dan diterapkan secara konsisten di area produksi. Sertifikasi ini juga menjadi langkah yang tepat menuju sistem manajemen keamanan pangan yang lebih luas, seperti ISO 22000 atau FSSC 22000.
Manfaat Sertifikasi HACCP
- Mencegah insiden keamanan pangan dengan mengendalikan bahaya sebelum produk sampai ke konsumen
- Memenuhi ekspektasi keamanan pangan dari pembeli, peritel, dan pasar ekspor
- Menunjukkan kepatuhan terhadap standar dan regulasi keamanan pangan yang berlaku
- Mengurangi limbah, pengerjaan ulang, dan risiko penarikan produk melalui pemantauan CCP yang konsisten
- Memperkuat kepercayaan pelanggan dan reputasi merek melalui sertifikasi independen
Siapa yang Membutuhkan Sertifikasi HACCP?
- Produsen dan pengolah makanan serta minuman
- Unit pengolahan hasil perikanan, daging, unggas, dan susu
- Jasa katering, dapur pusat, hotel, dan restoran
- Produsen roti, makanan ringan, dan pangan siap saji
- Pemasok bahan baku pangan, bahan tambahan pangan, dan kemasan pangan
- Perusahaan penyimpanan, distribusi, dan rantai dingin pangan
- Eksportir yang memasok pembeli dengan persyaratan HACCP
Proses Sertifikasi HACCP di TSI
Sertifikasi di TSI mengikuti tahapan yang terstruktur dan transparan:
Permintaan Informasi dan Penawaran
Anda mengajukan permintaan informasi atau penawaran. TSI meninjau pengajuan Anda, lalu kedua pihak menyepakati ruang lingkup, persyaratan, dan kontrak sertifikasi.
Tinjauan Dokumen dan Audit Tahap 1
Auditor kami meninjau dokumen HACCP dan mengevaluasi kesiapan Anda, termasuk rencana HACCP, program prasyarat, dan kondisi lokasi, sebelum audit utama.
Audit Tahap 2
Audit lapangan untuk memverifikasi bahwa sistem HACCP telah diterapkan dan berjalan efektif. Ketidaksesuaian yang ditemukan harus diperbaiki sebelum sertifikasi.
Keputusan Sertifikasi
Komite keputusan sertifikasi meninjau hasil audit dan menerbitkan sertifikat apabila seluruh persyaratan terpenuhi.
Audit Surveillance
Audit berkala selama siklus sertifikasi untuk memastikan sistem HACCP tetap diterapkan secara konsisten.
Sertifikasi Ulang
Audit sertifikasi ulang dilakukan sebelum masa berlaku sertifikat berakhir agar sertifikasi Anda tetap berlanjut tanpa jeda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Sertifikasi HACCP adalah pengakuan independen bahwa sistem keamanan pangan Anda mampu mengidentifikasi bahaya yang signifikan dan mengendalikannya pada titik kendali kritis sesuai prinsip HACCP Codex Alimentarius. Lembaga sertifikasi seperti TSI mengaudit rencana HACCP, program prasyarat, dan rekaman Anda, lalu menerbitkan sertifikat apabila persyaratan terpenuhi.
Setiap usaha yang memproduksi, mengolah, menyimpan, mendistribusikan, atau menyajikan pangan dapat memperoleh manfaat dari HACCP. Sertifikat ini sering diminta oleh pembeli, peritel, katering hotel dan maskapai, serta pasar ekspor, dan banyak regulasi keamanan pangan disusun berdasarkan prinsip HACCP. Periksa persyaratan pelanggan dan regulasi yang berlaku untuk produk Anda guna memastikan apakah HACCP wajib bagi usaha Anda.
Lamanya proses bergantung pada skala dan kompleksitas operasi, jumlah produk dan lokasi, serta kesiapan sistem HACCP Anda. Sebelum audit, sistem HACCP sebaiknya sudah diterapkan dan rekamannya tersedia. TSI akan menyampaikan rencana audit dan jadwalnya bersama penawaran.
Sertifikasi HACCP mengikuti siklus sertifikasi dengan audit surveillance berkala untuk memastikan sistem tetap efektif, serta audit sertifikasi ulang sebelum sertifikat berakhir. Masa berlaku dan jadwal surveillance sertifikat Anda tercantum dalam perjanjian sertifikasi dengan TSI.
Umumnya meliputi susunan tim HACCP dan ruang lingkup, deskripsi produk dan penggunaannya, diagram alir proses yang telah diverifikasi, analisis bahaya, rencana HACCP beserta batas kritis, prosedur pemantauan dan tindakan koreksi, program prasyarat (seperti sanitasi, pengendalian hama, dan higiene personel), rekaman verifikasi dan validasi, rekaman pelatihan, serta izin usaha dan produk yang relevan. Untuk memulai, kirimkan permintaan informasi melalui halaman Hubungi Kami, dan tim kami akan menyiapkan penawaran untuk Anda.
